di gugu lan ditiru

0
157

 

 

Guru sangat berperan penting dalam menunjang kesuksesan para siswa. Pasalnya guru dapat meningkatkan gairah belajar dengan penuh semangat untuk meraih prestasi. Guru pula bukan hanya sekedar  mengajar, memberikan ilmu pengetahuan, akan tetapi menjadi sahabat, rekan, pembimbing, bahkan keluarga. Karena tidak luput keinginan setiap insane adalah dapat berhasil, ingin berhasil, dan akan berhasil. Dengan ungkapan seperti itu dapat menumbuhkan innerpower dalam diri setiap pelajar.

                Guru yang professional adalah guru yang mengenal dirinya sebagai pribadi yang terpanggil untuk mendampingi peserta didik untuk atau dalam belajar. Siswa yang badung atau nakal biasanya selalu ingin mencari perhatian dari gurunya atau orang lain. Jika sang guru tidak merespon atau tidak member tanggapan yang lebih, siswa akan cenderung bermalas-malasan untuk mengerjakan tugas –tugasnya sebagai pelajar. Atau siswa yang sedang brokenhome, maupun dilanda masalah, seharusnya membutuhkan lebih penanganan yang khusus untuk merangkul mereka, dan menjaga semangat mereka dan menjaga semangat mereka untuk terus belajar tanpa konsentrasinya terganggu.

                Disinilah peran guru sangat penting menjadi pahlawan bagi hati mereka dan mengayomi mereka. Mewujudkan hal tersebut di perlukan rasa percaya diri yang cukupkarena pada hakikatnya setiap insan untuk menunjang hidup di butuhkan kepercayaan diri.

                Keyakinan seorang guru juga perlu bahwa sang guru adalah seorang yang mengembang amnah, paling penting, yaitu mencerdaskan ank didiknya. Dari keyakinan tersebut akan melahirkan hal-hal berupa kekuatan positif. Dalam mewujudkan generasi anak bangsa  yang sukses dalam setiap jiwa peserta didik. Biasanya guru yang kreatif selalu bias merubah  suasana belajar di setiap waktunya, dari hal yang membosankan hingga menjadi hal yang menarik serta hobi bagi para siswa . selain itu pula sang guru harus meminjam istilah dalam quantum teaching yaitu “bawalah dunia mereka ke dunia kita dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”. Sebuah prinsip yang elegan, karena kedekatan atau ke akraban seorang guru pada muridnya bisa menjadi kunci kesuksesan, karena akan tertanam dalam benak hati siswa, jika ia dekat dengan guru, maka harus belajar dengan sungguh-sungguh untuk menorah prestasi. Jika ia gagal maka ia akan merasa malu , minder, dan enggan untuk mendekati sang guru.

                Memberikan pengarahan dan pengajaran kepada peserta didik harus sesui dengan kondisi mereka, member semangat saat suasana anjlok menerpa, yang tidak kalah penting ialah musnahkanlah segala ancaman dalam suasana belajar, karena medan belajar adalah tempat yang menyenangkan, dan mengasyikkan, bukan tempat penyiksaan sekaligus penuh ancaman. Oleh karena itu yang harus terlibat penting dalam perjuangan di medan di medan belajar adalah hati. Jadi perkara dalam belajar adalh perkara hati dan budi pekerti.

                Sketsa yang dapat di lukiskan dalam pengajaran suasana belajar yang menyenangkan di antaranya  dengan pola TANDUR (tumbuh, alami,namai,demonstrasikan,ulangi dan rayakan.)

Tinggalkan Komentar