Arsip Bulanan: Mei 2018

Dia adalah… Kamu (Bab 1 – 2)

  ______________   Ini hari ke lima kegiatan MOS berlangsung dan selama itu pula kelas sangat bebas jaya sentosa tanpa ada guru yang mengajar. Hanya hari pertama...

Cinta itu Duka (bag 35)

Gagal menjadi tentara, Surya memilih hijrah. Dia pamit kepada orang tua mengembara ke Ibukota. Sempat terlunta-lunta di jalanan ibukota, surya bertahan hidup dengan menjual...

Cinta Itu Duka (bag 34)

Surya sudah siap menjadi perwira. Akademi militer menjadi gerbang baginya menggapai cita-cita. Semua orang percaya anak muda ini akan lolos seleksi. Bahkan gurunya memprediksi...

Cinta itu Duka (bag 33)

Selepas sekolah menengah, Surya mohon izin kepada orangtuanya untuk mengikuti seleksi akademi militer. Pilihannya bulat, menjadi perwira bukan tamtama atau bintara. Meskipun seleksinya lebih...

Cinta itu Duka (bag 32)

Rukana, komandan Polisi Militer Bandung yang pernah belajar strategi perang dalam satuan tentara PETA bentukan Jepang berdiri. Semua mata memandang penuh duga. Sebagian masih dalam...

Cinta itu Duka (bag 31)

Keputusan tidak bisa diambil sendiri. Sebagai seorang pemimpin yang demokratis, Kolonel Nasution memilih rembuk pendapat dengan koleganya. Semua pimpinan barisan perjuangan dilibatkan dalam musyawarah....

Cinta itu Duka (bag 30)

Kemenangan semakin membuat sekutu dan Belanda buas. Bandung selatan pun dibanjiri bom dan rentetan tembakan. Daerah cicadas menjadi salah satu yang disasar. Peristiwa itu...

Cinta itu Duka (bag 29)

Surya tersenyum geli. Bukan karena apa yang dikatakan kakeknya lucu, tapi bagian dalam gusinya terlihat merah ditinggal gigi yang lama pergi. Mirip gusi surya...

Cinta itu Duka (bag 28)

Kegantengan Pak Surya tidak kalah popular dengan kehebatannya melatih pramuka. Banyak ibu-ibu muda menyekolahkan anaknya ke SDN Gunung Mas karena faktor guru ganteng. Mereka...

Cinta itu Duka (bag 27)

Anak-anak perempuan siswa taman kanak-kanak dan kelas 1 Sekolah Dasar membuat kelompok tari. Lagu pop barat mengiringi lenggak lenggok anak-anak yang belum lama di...

Cinta itu Duka (bag 26)

Sekali Berarti Sudah itu mati   Panggung gembiran 17 Agustus sukses digelar. Semua pihak merasa senang. Pak Lurah sebagai orang nomor satu di desa tidak pelit...

Cinta itu Duka (bag 25)

Di atas panggung, pembawa acara yang tidka lain adalah Pak Beri memberi apresiasi kepada penampil yang baru saja manggung. “Seni dan budaya merupakan identitas...

Cinta itu Duka (bag 24)

Uji terbang dengan pesawat sejenis saja tidak cukup. Kedua test pilot pun langsung menguji N250. Pesawat N250 diuji kestabilannya melalui serangkaian tes high speed...

Cinta itu Duka (bag 23)

Peluh bukan hanya mengaliri tubuh Prof Habibie dan para insinyur Industri Pesawat Terbang Nusantara, juga masyarakat yang menghadiri uji coba penerbangan. Sebelumnya TIME, majalah...

SantriNulis

MOST POPULAR