Berkenalan dengan JavaScript

0
40

Dibuat oleh Netscape pada tahun 1995 sebagai extensi HTML untuk Netscape Navigator 2.0, JavaScript memiliki fungsi utamanya sebagai manipulasi dokumen HTML dan validasi form.

Sebelum menggunakan nama JavaScript yang begitu terkenal saat ini, JavaScript dipanggil Mocha. Saat pertama kali diluncurkan dalam versi beta, secara resmi disebut LiveScript dan akhirnya, ketika diluncurkan oleh Sun Microsystems, dibaptis dengan nama yang dikenalnya hari ini.

Karena kemiripan nama dengan JAVA jadi agak membingungkan bagi orang2 yang baru kenal dengan bahasa pemprograman. Meskipun keduanya memiliki struktur pemrograman leksikal, JAVA dan JavaScript bukan bahasa yang sama. Berbeda dengan C, C # dan Java, JavaScript adalah Enterpreted langage. Artinya perlu “Enterpriter”. Jika JavaScript, Enterpriter nya adalah browser.

Interpreted language adalah bahasa yang dieksekusi langsung tanpa dikompilasi. Skrip program akan dibaca oleh interpreter yang langsung di kompilasi dan dijalankan pada saat itu juga.

Keuntungan dari bahasa interpreted adalah bahasa pemprograman menjadi lebih portable (bisa dieksekusi di berbagai platform tanpa harus di kompile sesuai dengan sistemnya).

Kelemahannya adalah kecepatannya yang agak lambat.

Contoh: Python, Ruby, Javascript (Node.js)