Cara Cepat Naik Pangkat

2 tahun yang lalu | dibaca sebanyak : 3941 kali

Bagi pegawai istilah pangkat sudah menjadi sahabat. Keadaan dia baik dari sisi kedudukan ataupun keuangan diukur dari pangkat. Demikian juga aparat pemerintahan dari militer. Seorang prajurit tanpa mengecilkan dedikasinya dilihat berdasarkan pangkat. Pangkat juga berlaku bagi guru. Ada guru berpangkat junior, semi senior atau senior. Dalam istilah perguruan tinggi, Dosen, Dosen Kepala dan Guru besar.

Begitu hebatnya pangkat, sehingga banyak orang memburunya. Kenaikan pangkat menjadi momen yang sangat berharga. Buktinya, ketika naik pangkat orang akan mengadakan acara tasyakuran. Kalu dibanding-banding mungkin satu level dengan kelahiran anak.

Ada yang terlupakan. Apakah pengusaha juga buuth pangkat? tentu. itu sudah jelas kemutlakannya. Pengusaha juga berpangkat. Ada pengusaha kecil, pengusaha menengah, pengusaha besar. dan ada juga pengusaha hahahahaha... yang ini kelewat besar. he

Semua orang dalam semua tatanan kehidupan selalu bersinggungan dengan pangkat. Menjadi golongan yang berpangkat bawahan sering dihindari. Meskipun terpaksa dilakoni namun tetap saja kata hati ingin promosi. karena sebagaimana disinggung tadi pangkat itu berarti kedudukan dan juga keuangan. Semakin rendah pangkat maka semakin rendah kedudukan dan juga keuangan. Sebaiknya, semakin tinggi pangkat maka semakin tinggi kedudukan dan juga penghasilan.

suuut, ada yang nyela. Bukannya kedudukan di hadapaan Allah tidak diukur dengan pangkat di dunia. Dalam kacamata Allah orang yang paling mulia adalah yang paling baik akhlaknya. Baik, saya juga mengerti tentang itu. Mari kita buat perbandingan. Lebih mulia mana orang yang berpangkat tinggi dan berakhlak mulia atau orang yang berpangkat rendah dan berakhlak mulia? Ayolah, Allah itu Maha Tahu dan JUga Maha Bijaksana. Tentunya orang yang berpangkat tinggi dan berakhlak mulai lebih baik dimata Allah. Kenapa? karena pengaruhnya lebih besar. Seorang presiden yang baik akan menginspirasi ratusan juta rakyatnya. Tapi seorang ustadz yang baik hanya mampu menginspirasi ratusan orang muridnya.

Kembali ke pangkat!

Banyak orang ingin naik pangkat. Berbagai macam cara dilakukan. Ada yang nekat datang ke atasan dengan membawa bingkisan. Ada yang bahkan mengundang atasan agar bisa melihat anaknya yang cantik, kemudian negoisasi (naudzubillah min Dzalika), ada juga yang datang ke dukun, paranormal, orang pintar minta dimandikan dengan kembang tujuh rupa (ciri khas para pecundang, he), ada yang bekerja keras memperlihatkan dedikasi kepada instansi. Ada juga yang berdoa, meminta doa agar cepat naik pangkat.

usaha-usaha di atas menunjukkan, betapa besar gairah manusia untuk menaikan pangkatnya. Apakah semua orang bisa naik pangkat? tentu bisa. Hanya orang yang mati, tidak naik pangkat. Selama dia bekerja dan seiring dengan waktu pangkat pasti juga beranjak. Tapi ada yang sangat lambat, lambat, agak cepat, cepat dan sangat cepat. Sekarang mau pilih yang mana? semuanya tergantung kita. Mau yang mana?

saya mah yang biasa-biasa saja. Mungking ada yang nyeletuk seperti itu. Maaf, yang biasa tidak ada! coba baca lagi pilihannya adalah; sangat lambat, lambat, agak cepat, cepat dan sangat cepat.

Saya punya kenalan seorang anggota polisi di Polsek Leuwiliang. Dia sudah mengabdi puluhan tahun. Di jajaran polisi kabupaten Bogor, termasuk yang agak tua. Pangkatnya dari dulu sampai sekarang masih berkutat di Tamtama. Padahal untuk urusan tugas dan kewajiban dia telah melaksanakn dengan maksimal. Demikian juga dengan seorang wali murid yang sekarang sudha pensiun dari PNS sebagai guru Sekolah Dasar. Si wali murid yang sudah saya kenal belasan tahun tersebut, di penghujung karirnya hanya sampai ke III a. padahal dia mengahbiskan lebihd ari separuh usianya untuk mengabdi pada negara.

Mengapa mereka lambat merangkak? takdir. hahahaha... apa yang terjadi di dunia yang bukan bagian dari takdir. Takdir itu ada setelah manusia mengusahakan dan tuhan menggariskan. Takdir tidak serta merta ada tanpa campur tangan manusia.

Bersambung..... 


About the Author

saiful falah, Pejuang kehidupan


Leave a Comment


Cara Nampilin Artikel santrinulis.com di Blog atau website pribadi

Read More »