Catatan Harapan

0
960

Ya dzal jalali wal ikram

Berpulau-pulau aku menggali asmamu

Mengubur lutut bersama selangkangan yang kerap terkutuk.

Dalam penat harapan, rahmanmu membayangi egoku,

Dalam resah ketakutan, penyayangmu menjanjikan akan firdausmu

 

Jika mimpi adalah ilusi, aku akan memilih impian untuk menyingkap kelambu arsymu

Jika indrawi adalah penyakit yang selamanya menyesuaikan pengidapnya, aku akan memilih hati sebagai pelumas obatnya.

 

Beribu detik waktu yang terkarung karena resah

Meletakkannya di atas sajadah melintang diantara seperangkat alat pertaubatan.

Sebenarnya sejak saat itu, aku tak tau apakah itu benar-benar yang kualami

Atau yang demikian hanya sebatas kenikmatan

 

Ya tuhan….

Engkau seumpama mata air disamudera

Menciptakan persamaan dari kumpulan perbedaan yang selamanya lekang

 

Yang sumbernya sama dengan hulunya

Yang pasangnya sama dengan surutnya

Yang buihnya sama dengan derasnya

 

Sama-sama berarti

Sama-sama bermakna

Sama-sama tak terhingga

 

Kalau aku hambamu yang berlulur dosa

Izinkan aku membilasnya dengan serpihan lendir ingus tangis

Kalau aku hambamu yang berenang di daratan keserakahan

Tenggelamkan aku dalam keselalu merasa berlahan kepadamu.

 

Tinggalkan Komentar